Dosen INHAFI Bawean dampingi Kelompok Peternak Kambing di Gunungmenur: Dari 7 Menjadi 13 Ekor, Bukti Nyata Pemberdayaan Ekonomi Umat

Bawean (29 Okt 2025) — Dalam semangat pengabdian kepada masyarakat, Nurul Huda, M.Pd.I, dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean, melaksanakan pendampingan manajemen terhadap kelompok peternak kambing “Berkah Makmur” yang berlokasi di Dusun Gunungmenur, Desa Gunungteguh. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Kelompok “Berkah Makmur” diketuai oleh Misnari, S.Pd.I, dengan Nurul Huda sebagai sekretaris, dan Abd. Munir sebagai bendahara. Ketiganya memegang peran strategis dalam pengelolaan administrasi dan manajemen kelompok, sehingga kegiatan peternakan dapat berjalan teratur, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Saat ini, kelompok memiliki tujuh anggota aktif yaitu Bapak Sunin, Bapak Hafifi, Bapak Ramsi, Bapak Sunin, Bapak Hamid, Bapak Hamdani, dan Bapak Jamal.

Dalam pendampingan yang dilakukan, pembahasan difokuskan pada empat aspek utama manajemen, yakni sistem bagi hasil, perawatan dan pengelolaan kandang, kondisi kesehatan kambing, serta evaluasi hasil selama satu tahun. Melalui pendekatan manajerial yang baik, para anggota kelompok kini memahami pentingnya pencatatan keuangan, pembagian hasil yang adil, dan perawatan hewan ternak secara teratur agar produktivitas meningkat.

Hasilnya sangat menggembirakan. Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah kambing yang semula hanya 7 ekor kini telah berkembang menjadi 13 ekor. Peningkatan ini menjadi bukti keberhasilan penerapan prinsip manajemen sederhana namun efektif, yang dikombinasikan dengan kerja keras dan kebersamaan para anggota kelompok.

Menurut Nurul Huda, M.Pd.I, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari peningkatan jumlah kambing, tetapi juga dari meningkatnya semangat gotong royong dan kesadaran manajerial anggota kelompok. “Tujuan utama dari pendampingan ini adalah bagaimana masyarakat dapat belajar mengelola usaha secara terencana dan berkelanjutan. Dengan manajemen yang baik, insya Allah kesejahteraan akan mengikuti,” ujarnya.

Ketua kelompok, Misnari, S.Pd.I, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan pendampingan dari pihak kampus. “Kami merasa terbantu dengan adanya bimbingan dari Pak Nurul. Sekarang anggota sudah mulai paham cara pembagian hasil, cara mengatur kandang, hingga cara merawat kambing agar tetap sehat dan produktif,” tuturnya.

Kegiatan pendampingan ini menjadi contoh konkret implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Program semacam ini juga memperkuat posisi Prodi MPI IAI Hasan Jufri Bawean sebagai program studi yang tidak hanya fokus pada teori manajemen pendidikan, tetapi juga pada penerapannya dalam konteks sosial-ekonomi masyarakat.

Dengan meningkatnya populasi kambing dan pemahaman manajemen kelompok yang semakin baik, diharapkan Kelompok “Berkah Makmur” dapat menjadi model inspiratif bagi kelompok masyarakat lain di Desa Gunungteguh dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal untuk mewujudkan kesejahteraan bersama dan kemandirian ekonomi umat.